Alternator Sepeda Motor

Friday, January 6th, 2017 - Kelistrikan, Sepeda Motor

Alternator Dan Prinsip Kerjanya

Alternator berfungsi menghasilkan arus AC dengan menggunakan putaran mesin. Pembangkitan daya listrik pada sepedamotor adalah pembangkit listrik AC 1 fasa dan 3 fasa atau disebut alternator. Komponen-komponen dari alternator terdiri dari Roda gaya magnet dengan 2 pasang pool medan magnet atau 6 pasang pool medan magnet. Roda gaya tersebut biasanya dirakit pada ujung poros engkol sehingga putaran roda gaya sama dengan putaran mesin, bagian ini disebut sebagai Rotor (bagian yang berputar). Pada sisi yang lain dari alternator adalah kumparan pembangkit yang terikat mati pada rumah alternator. Pada bagian tersebut terdapat inti besi lunak berjumlah 2batang atau 12 bagian yang dililit kumparan ,ada yang ujung kumparannya berjumlah 2 ada juga 3, masing ujung disebut massa ( – ) Lampu dan kumparan pengisian.

Alternator Dengan Magnet Permanen,alternator sepeda motor,harga alternator sepeda motor,jual alternator sepeda motor,modifikasi alternator sepeda motor,voltase alternator sepeda motor,alternator untuk sepeda motor,cara kerja alternator sepeda motor,cara mengukur alternator sepeda motor,komponen alternator pada sepeda motor,gambar alternator pada sepeda motor,alternator pada sepeda motor,fungsi alternator sepeda motor,komponen alternator sepeda motor,gambar alternator sepeda motor,tegangan alternator sepeda motor,pemeriksaan alternator sepeda motor,alternator pengisian sepeda motor,jenis alternator sepeda motor,cara memeriksa alternator sepeda motor,prinsip kerja alternator sepeda motor,kerusakan pada alternator sepeda motor

Gambar 1. Alternator Dengan Magnet Permanen

Pada umumnya sepedamotor yang tergolong berkapasitas kecil sampai dengan 250 cc menggunakan alternator jenis yang seperti ditunjukkan pada gambar 1. Dengan konstruksi banyak pool medan magnet dan pool pembangkit diharapkan arus pengisian menjadi lebih rata.

Alternator Motor Besar

Gambar 2. Alternator Motor Besar

Kebutuhan listrik pada sepedamotor jenis ini tidak begitu besar sehingga cukup dengan menggunakan magnet permanen dan konstruksinya menjadi kompak menyatu didalam mesin.

Berbeda dengan kebutuhan arus pada sepeda motor besar yang memerlukan daya untuk system kelistrikan besar dan menggunakan baterai yang besar juga. Guna memenuhi kebutuhan arus tersebut diaplikasikan generator bentuk lain yang merupakan bagian diluar mesin (gambar2). Hal ini dimungkinkan karena generator ini menggunakan magnet listrik (remanen) yang dapat diatur kekuatan magnetnya sehingga dapat membangkitkan arus yang cukup untuk keperluan system kelistrikan.

Alternator Sepeda Motor Besar

Gambar 3. Alternator Sepeda Motor Besar

Sepeda motor Besar atau lazim disebut MoGe mulai dengan sepedamotor berkapasitas 750cc dengan 4 silinder kebanyakan alternator sistem pengisian dikonstruksi seperti yang digunakan pada mobil. Kostruksi ini memungkinkan dilakukan perbaikan pada komponennya tanpa harus melepas bagian bagian mesin tetapi cukup unit alternator dilepas dari mesin. Pertimbangan tersebut diambil agar kostruksi mesin lebih kompak dan alternator memiliki daya lebih besar untuk dapat memenuhi kebutuhan arus lebih besar.

Lokasi Alternator Sepeda Motor Besar

Gambar 4. Lokasi Alternator Sepeda Motor Besar

Perbedaan Prinsip Kerja Alternator Motor Besar Dengan Alternator Sepeda Motor

Alternator Motor Besar Alternator Sepeda Motor
Kumparan Pembangkit Diam(pada bag.tepi) Diam(pada bag.tengah)
Medan Magnit Non Permanen(magnet
remanen)
Permanen
Penyearah Dioda Dioda diluar alternator
Produksi Arus Tidak diregulasi Tidak diregulasi
Keuntungan Pada putaran rendah tegangan
cukup
Pada putaran rendah
tegangan kecil
Kerugian Banyak komponen penunjang
berada dalam unit alternator
Keolengan bantalan
poros engkol dapat
menyebabkan tdk ada
pengisian.

Tugas Alternator Sepeda Motor

Tugas alternator saat mesin hidup :

  • Alternator sebagai sumber energi untuk seluruh kebutuhan energi listrik pada sepeda motor
  • Alternator sebagai pengisi baterai agar selalu siap pakai