Aplikasi Diode pada Sepeda Motor

Friday, January 6th, 2017 - Kelistrikan, Sepeda Motor

Aplikasi Diode pada Sepeda Motor

Sebuah diode didefinisikan sebagai paduan dua elektroda, satu menjadi positif (anoda) dan yang lain adalah negatif (katoda) dan hanya mengijinkan arus mengalir dalam satu arah.

Aplikasi Diode pada Sepeda Motor,contoh aplikasi penggunaan diode pada sepeda motor,contoh aplikasi penggunaan zener diode pada sepeda motor,aplikasi diode pada sepeda motor,aplikasi diode pada motor,aplikasi zener diode pada sepeda motor,penggunaan diode pada sistem kelistrikan motor

Gambar 1. Dioda dan simbolnya

Dioda merupakan komponen semikonduktor yang berfungsi untuk mengijinkan arus mengalir di dalam sebuah rangkaian hanya dalarn satu arah (forward bias), yaitu dari anoda ke katoda dan memblokirnya saat mengalir dalam arah yang berlawanan (reverse bias), hal ini dimungkinkan oleh karena karakteristik dari silicon, atau wafer di dalam diode.

Saat sebuah penghantar/konduktor tegangan positif di hubungkan ke anoda dan penghantar tegangan negatif dihubungkan ke katoda, arus mengalir melalui diode. Jika penyambungan ini dibalik, arus tidak akan dapat mengalir sebab pemblokiran dari karakteristik silicon wafer, oleh karena itu diode beraksi sebagai katup satu arah (check valve) dan mengijinkan arus mengalir hanya satu arah.

Contoh aplikasi penggunaan dioda

Gambar 2. Contoh aplikasi penggunaan dioda

Contoh  Aplikasi Diode pada Sepeda Motor

Aplikasi/penggunaan dioda pada sistem kelistrikan sepeda motor bisa  ditemukan dalam rangkaian sistem penerangan maupun sistem pengisian yang menggunakan generator AC (alternator), seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

Contoh aplikasi penggunaan diode pada sepeda motor

GAmbar 3. Contoh aplikasi penggunaan diode pada sepeda motor

Berdasarkan gambar 3 di atas, diode (rectifier) bekerja untuk merubah arus AC (bolak-balik) yang dihasilkan alternator menjadi arus Dc (searah). Arus DC ini kemudian disalurkan ke baterai dan beban (load) seperti lampu tanda belok/sein.

Zener diode

Zener diode merupakan suatu jenis diode yang memiliki sifat dioda hanya bila tegangan kerjanya (beda potensial diantara kedua kakinya) belum melampaui tegangan tembusnya (breakdown voltage).

Zener diode dan simbolnya

Gambar 4. Zener diode dan simbolnya

Bila tegangan kerjanya melampaui tegangan tembusnya, dioda ini akan kehilangan sifat ke-dioda-annya. Zener diode banyak digunakan pada rangkaian regulator tegangan pada alternator.

Contoh  Aplikasi Zener Diode pada Sepeda Motor

Aplikasi/penggunaan zener dioda pada sistem kelistrikan sepeda motor bisa  ditemukan dalam rangkaian sistem pengisian yang menggunakan generator AC (alternator) dengan pengatur tegangan (voltage regulator) secara elektronik, seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

Contoh aplikasi penggunaan zener diode pada sepeda motor

Gambar 5. Contoh aplikasi penggunaan zener diode pada sepeda motor

Berdasarkan gambar 5 di atas, zener diode bekerja untuk mengaktifkan basis transistor T2 ketika tegangan yang berada diantara R4 dan R5 telah mencapai tegangan tembus zener diode tersebut. Dengan bekerjanya zener diode tersebut,  menyebabkan arus yang mengalir pada R1 akan cenderung mengalir ke massa lewat T2 dan suplai arus listrik ke basis T1 terhenti. Dengan demikian rotor saat ini tidak mendapat suplai arus listrik karena T1 tidak hidup (OFF). Rotor alternator akan kehilangan kemagnetan, dan proses pengisian baterai akan terhenti.

Aplikasi diode pada sepeda motor baik diode rectifier maupun zener diode digunakan pada bagian rectifier sistem pengisian sepeda motor.