Inovasi Desain Mesin Sepeda Motor

Thursday, June 7th, 2018 - Mesin, Sepeda Motor

Inovasi Desain Mesin Sepeda Motor Dua Langkah Dan Empat Langkah

1. Inovasi Desain Mesin Dua Langkah

A. Sistem Pemasukan Mesin Dua Langkah

Pada sepeda motor dua langkah, sistem pemasukan gas tidak menggunakan katup, dalam pengembangannya ada bermacam-macam sistem pemasukan gas yaitu:

  1. Sistem reed valve
  2. Sistem rotary valve
  3. Sistem piston valve
  4. Sistem crankshaft valve

Sistem Reed Valve

Sepeda motor dengan sistem reed valve adalah sepeda motor yang pembukaan dan penutupan saluran pemasukan gas barunya diatur oleh suatu alat yang disebut reed valve atau disebut juga klep harmonika.  Reed valve sangat peka terhadap pengaruh luar.

Reed vave atau katup buluh atau katup harmonika hanya dipergunakan pada mesin dua langkah. Tetapi tidak semua mesin dua langkah menggunakan katup harmonika ini. Klep harmonika berfungsi untuk membuka dan menutup saluran gas bensin dari karburator ke ruang engkol.

Reed valve dipasangkan pada saluran masuk sepeda motor. Letaknya adalah setelah karburator bila dilihat dari arah gas baru masuk. Pada sepeda motor jenis ini karburatornya dipasang di samping silinder. Contoh: Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki.

Katup ini dapat disetel, tergantung keperluannya. Kesalahan penyetelan terhadap katup harmonika dapat menyebabkan kebocoran gas.

Innovasi Desain Mesin Reed Valve,inovasi desain mesin,inovasi mesin motor,desain mesin motor,desain mesin motor 4 tak,desain mesin motor terbaik,software desain mesin motor,aplikasi desain mesin motor,desain mesin sepeda motor,software buat desain mesin motor,teknologi mesin motor,teknologi mesin motor terbaru,teknologi mesin motor tercanggih,teknologi mesin motor masa depan,teknologi mesin motor motogp,teknologi mesin motor balap,teknologi mesin motor drag,teknologi mesin motor terbaik,teknologi mesin motor ducati,teknologi mesin sepeda motor,perkembangan teknologi mesin motor,teknologi baru mesin motor,mengenal teknologi mesin motor

Gambar 1. Reed Valve

Reed valve bekerja berdasarkan perubahan tekanan pada ruang engkol. Ini terjadi pada saat piston bergerak ke atas dari TMB ke TMA reed valve membuka karena adanya kevakuman pada ruang engkol. Gas baru masuk ke dalam ruang engkol. Jika piston bergerak turun dari TMA ke TMB reed valve menutup. Dan gas masuk kedalam silinder.

Pemeriksaan dan perawatan :

  1. Pemeriksaan terhadap reed valve harus dilakukan dengan hati-hati karena reed valve sangat presisi. Jangan menyentuh secara langsung dengan tangan dan jauhkan dari garam. Reed valve harus disimpan di tempat yang kering dan bersih serta terhindar dari sinar matahari.
  2. Periksalah keadaan platnya dari kemungkinan cacat, kendor atau retak. Jika terdapat kerusakan, perbaikilah. Ukurlah celah valve stopper. Jika celah terlalu besar dari standar maka stopper dapat rusak. Jika celah stopper terlalu kecil maka kemampuan sepeda motor akan turun.

Sistem Rotary Valve

Sepeda motor dengan sisitem rotary valve adalah sepeda motor yang pembukaan dan penutupan saluran pemasukan gas barunya diatur oleh suatu alat yang disebut rotary valve atau katup berputar. Pada sepeda motor  dengan sistem ini karburatornya ada di dalam bak engkol sehingga tidak kelihatan dari luar. Contoh : Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki.

Katup rotary digerakkan oleh poros engkol. Pembukaan dan penutupannya sesuai dengan proses yang berlangsung dalam silinder. Jika piston bergerak dari TMB ke TMA katup rotary membuka saluran pemasukan gas baru sehingga gas baru masuk ke ruang engkol. Gas tersebut akan dialirkan ke ruang bakar pada saat piston bergerak dari TMA ke TMB.

Sistem Piston Valve

Sepeda motor dengan sistem piston valve adalah sepeda motor yang pembukaan dan penutupan saluran pemasukan gas barunya dan saluran gas buangnya diatur oleh piston atau langsung dilakukan oleh piston. Pada sepeda motor ini karburatornya terpasang pada samping silinder. Contoh: Yamaha.

Sistem ini paling sederhana dibandingkan dengan sistem-sistem yang lain.

Sistem Crankshaft Valve

Sepeda motor dengan sistem crankshaft valve adalah sepeda motor yang pembukaan dan penutupan saluran pemasukan gas barunya di atur oleh crankshaft. Karburator sepeda motor sistem ini dipasang di samping bak engkol. Contoh : vespa.

B. Posisi Saluran Buang

Salah satu innovasi yang dilakukan untuk desain mesin dua langkah demi menghasilkan sepeda motor yang asyik pakai dan untuk mengurangi polusi udara adalah dengan mengembangkan desain dari saluran buangnya. Masing-masing merk produksi menghasilkan modelmodel yang mereka unggulkan. Antara lain yang kita kenal adalah pada Merk Honda dikenal adanya ATAC. Yamaha dengan YPVS-nya dan Kawasaki dengan KIPS.

KIPS (Kawasaki Integrated Powervalve system)

Suatu system pemanfaatan katup yang mengatur penutupan dan pembukaan sebagian dari lubang pembuangan, agar pembuangan gas sisa pembakaran pada RPM tinggi dapat berlangsung lebih sempurna (katup membuka), sebaliknya pada RPM rendah menghindarkan terbuangnya campuran bensin-udara yang baru masuk ke ruang bakar dari karter (katup menutup). Katup ini berfungsi membuka pada RPM diatas 7000 hingga 8500.
0-7000 rpm  : Katup KIPS tertutup
7000-8500 rpm : Katup KIPS terbuka

KIPS (Kawasaki Integrated Powervalve system),inovasi desain mesin,inovasi mesin motor,desain mesin motor,desain mesin motor 4 tak,desain mesin motor terbaik,software desain mesin motor,aplikasi desain mesin motor,desain mesin sepeda motor,software buat desain mesin motor,teknologi mesin motor,teknologi mesin motor terbaru,teknologi mesin motor tercanggih,teknologi mesin motor masa depan,teknologi mesin motor motogp,teknologi mesin motor balap,teknologi mesin motor drag,teknologi mesin motor terbaik,teknologi mesin motor ducati,teknologi mesin sepeda motor,perkembangan teknologi mesin motor,teknologi baru mesin motor,mengenal teknologi mesin motor

Gambar 2. KIPS

2.  Inovasi Desain Mesin Empat langkah

Katup Desmodromic

Pada traditional spring valve system, valve membuka dengan digerakkan oleh camshaft (atau rocker arm yg juga digerakkan oleh camshaft lobe dan posisi piston dibawah, sewaktu piston naik spring / pegas menekan valve sehingga menutup Namun cara ini kelemahannya adalah pegas tidak bisa mengimbangi kalau sudah mencapai  RPM tinggi, sehingga ketika valve belum sempat menutup, sudah dihantam oleh piston, ini  bisa mengakibatkan kepatahan valve.

Untuk mengatasi itu, di kembangkanlah sebuah sistem yaitu pneumatic valve, dengan memakai katup desmodromic, pada pneumatic valve, valve ditutup dengan tekanan gas yang tinggi. Gas yang digunakan adalah Nitrogen, karena tidak begitu sensitif dengan temperatur dibandingkan oksigen. Dan tekanan yang diberikan kurang lebih 100 psi. Karena tekanan nya hampir konstan jadi mengatasi kelemahan per yang cenderung aus. Penerapan pneumatic ini cuma digunakan di circuit dan tidak bisa diterapkan di street bike. Tekanan di masing-masing valve pada tiap cylinder harus sama. Jika tidak, salah satu cylinder valve nya bisa dihantam kembali oleh piston.

Dalam pembuatannya sistem katup desmodromic sangat mahal untuk diproduksi secara massal, jadi sistem ini hanya dipakai oleh DUCATI.

Seiring dengan perkembangan teknologi, inovasi desain mesin terus bermunculan dengan tujuan untuk meningkatkan performa dan efisiensi mesin sepeda motor.