Jenis-jenis Ban

Tuesday, March 21st, 2017 - Chasis/Body, Sepeda Motor

Banyak jenis-jenis ban untuk sepeda motor yang dapat kita peroleh dari pasaran. Dan seiring dengan kemajuan jaman, banyak bermunculan teknologi atau inovasi dalam pembuatan ban sepeda motor sehingga memunculkan jenis-jenis ban yang baru.

Jenis-Jenis Ban Untuk Sepeda Motor

Menurut Kontruksi (Stuktur) Karkasnya

  1. Ban Bias
    Jenis-Jenis Ban Untuk Sepeda Motor,ban bias,jenis-jenis ban motor,jenis jenis ban motor dan harganya,jenis jenis ban motor fdr,jenis jenis ban motor irc,jenis jenis ban motor matic,jenis jenis ban motor bridgestone,jenis-jenis ban motor corsa,jenis-jenis ban sepeda motor,jenis jenis ukuran ban motor,jenis-jenis ban tubeless motor,jenis jenis ban dalam motor,jenis-jenis alur ban motor,jenis-jenis ban pada sepeda motor,jenis ban motor anti slip,jenis ban motor aspira,jenis ban motor battlax,jenis ban motor balap,jenis ban motor bebek,jenis ban motor besar,jenis ban motor basah,jenis ban motor bagus,jenis ban motor basah dan kering,jenis ban motor cross,jenis ban motor comet,jenis ban motor cros

    Gambar 1. Ban Bias

    ban bias disebut juga ban diagonal atau konvensional yang terdiri dari beberapa lapisan lilitan karkas yang ditenun 30º ÷ 60º terhadap garis tengah ban

  2. Ban Radial
    Ban radial,jenis ban radial

    Gambar 2. Ban Radial

    Kontruksi ban radial terdiri dari dua bagian pokok yaitu :
    Lilitan karkas (1) yang ditenun 90º terhdap garis tengah ban dan sabuk ban / belt (2) yang terdiri dari beberapa lapis, tenun 25º ÷ 40º terhadap garis tengah ban.

Aspek Ratio Ban

Aspek ratio adalah perbandingan tinggi (H) dan lebar ban (W)

Aspek ratio banBan yang digunakan secara spesifik todak sama antara ban depan dan belakang. Penelitian ini dipengaruhi oleh factorfaktor teknis. Rancangan kembang ban depan lebih mengutamakan factor anti slip. Sementara ban belakang pada kekuatan cengkeram ( traksi ) terhadap jalan.

Ratio ban

Gambar 3. Ratio ban

Kode Dan Ukuran Ban

Pada ban sepedamotor disamping tulisan merk ban juga selalu disertai tanda kode yang menyatakan Lebar ban – Kode kecepatan – Diameter pelek dan Tanda indikasi jumlah lapisan ban, seperti contoh berikut :

  1. 2.75 – 18 – 4 PR / 42 P
    2.75 = Lebar ban (inci)
    18 = Garis tengah lingkaran dalam ban (inci) / diameter pelek
    4 PR = Jumlah lapisan penguat (Ply Rating)
    42 = Kodebeban maksimum (kg)
    P = Kode batas kecepatan (km/jam)
  2. 100 / 90 – 18 – 56 P
    100 = Lebar ban ( mm )
    90 = Aspek garis ( % )
    18 = Garis tengah lingkaran dalam ban
    56 = Kode beban maksimum (kg)
    P = Kode batas kecepatan (km/jam)
  3. 4.00 H – 18 4 PR
    4.00 = Lebar ban (inci)
    H = Kode batas kecepatan (km/jam)
    18 = Garis tengah lingkaran dalam ban (inci)
    4 PR = Jumlah lapisan penguat
  4. 170 / 60 R 18 73 H
    170 = Lebar ban ( mm )
    60 = Aspek ratio (%)
    R = Ban radial
    18 = Diameter pelek (inci)
    73 = Kode beban maksimum (kg)
    H = Kode batas kecepatan (km/jam)

    Contoh Penempatan Kode ban

    Gambar 4. Contoh Penempatan Kode ban

PR (Ply Rating) Pada Ban

Angka yang ditulis di depan ply rating bukan jaminan menunjukkan jumlah lapisan yang sebenarnya, tetapi menunjukkan angka kekuatan pikul ban. Hal ini tergantung dari jenis bahan yang digunakan sebagai lapisan.

Semoga dengan informasi tentang jenis-jenis ban sepeda motor diatas kita dapat memilih ban yang tepat untuk motor kita.