Jenis Kopling Pada Mobil

Wednesday, February 22nd, 2017 - Mobil, Transmisi

Ada beberapa jenis kopling pada mobil diantaranya kopling mekanik, kopling hidrolik, kopling diafragma dan kopling ganda. Setiap jenis kopling pada mobil tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut uraian singkat tentang jenis kopling pada mobil.

Jenis Kopling Pada Mobil

1. Kopling Mekanik

Kopling mekanik yang biasa dan terbanyak digunakan adalah kopling pelat tunggal kering, prinsipnya adalah sebagaimana gambar berikut ini :

Jenis Kopling Mekanik,jenis kopling mobil,jenis kopling mobil avanza,jenis kanvas kopling mobil,jenis kerusakan pada kopling mobil,jenis kopling yang digunakan pada mobil,jenis kopling pada mobil,jenis minyak kopling mobil,jenis oli kopling mobil,jenis kampas kopling mobil,artikel jenis kopling mobil,kopling ganda,kopling diafragma,kopling hidrolik,kopling mekanik

Gambar 1. Kopling Mekanik

  1. Bila pedal kopling dalam headaan bebas maka pelat kopling akan merapat atau terhubung diantara roda penerus dan pelat penekan. Sedangkan pegas penekan kopling memberikan tekanan dimana hal ini sangat diperlukan untuk mencegah kopling tidak tergelincir (slip), tenaga mesin dipindahkan dari poros engkol terus ke roda penerus dan pelat kopling langsung ke “input shaft” dari “gear box”.
  2. Bila pedal kopling ditekan maka pelat penekan cenderung untuk menjauh karena jari-jari penekan yang menggerakkan oleh tekanan dari bantalan pelepas kopling sehingga dengan cara ini pelat kopling terangkat bebas, pelat kopling itu dapat berputar bebas diantara pelat penekan dengan roda penerus, dengan demikian hubungan antara poros engkol dengan input shaft jadi purus.
Prinsip kerja kopling mekanik

Gambar 2. Prinsip kerja kopling mekanik

Tenaga mesin dapat sangat berhasil baik bila mulai menjalankan kendaraan dengan menslipkan kopling, komponen dari roda penerus dan kopling adalah direncanakan untuk melawan panas yang ditimbulkan oleh adanya hubungan kopling karena tergelincir (slip). Sekitar mendekati 50% penggunaan energi mekanik digunakan untuk memindahkan ke sejumlah energi panas pada setiap waktu/saat. Roda penerus, pelat kopling dan pelat penekan adalah merupakan bagian bagian yang sangat utama.

Ada dua faktor yang menentukan dalam memindahkan tenaga pada sistem maknit, yakni ;

  1. Tenaga gesek di antara pelat kopling, roda penerus dan pelatpenekan, tenaga kopling itu tergantung kepada permukaan dan derajad tekanan pegas yang menekan pelat bersama.
  2. Jari-jari itu adalah dari titik pusat ke titik rengah sebelah luar dari sisi piringan, diduga tenaga gesek adalah 2000 N dan radiusnya 120 mm maka kopling itu dapat memindahkan tenaga sebesar 2000 N . 0,12 m = 240 NM.

    Bagian-bagian kopling

    Gambar 3. Bagian-bagian kopling

2. Kopling Hidrolik

Bentuk dan bagian-bagian dari pesawat kopling ini sama dengan pesawat kopling kering tunggal, pesawat kopling ini berputar di dalam bak yang berisi minyak. Perbedaannya hanya pada lapisan-lapisannya. Pada pesawat kopling yang kering lapisannya terbuat dari ferodo sedang kopling basah terbuat dari gabus.

Gabus itu diletakkan pada pelat baja, sifat dari gabus tidak menjadi licin dalam minyak, pegas-pegas yang dilengkapi untuk menekan cincin penekan harus mempunyai tekanan yang lebih besar dari pegas yang terdapat pada pesawat kopling yang kering. Kerjanya lebih lembut dan baik serta tidak mudah aus. Kopling model ini hanya pada kendaraan tertentu karena sulit perawatannya.

Dalam kopling hidrolik tenaga penggeraknya terdiri dari oli dimana tenaganya ditimbulkan oleh gaya sentrifugal, kopling dapat memberikan suatu gerakan yang lembut dan tenaga penggerakan tidak mengejut dan tidak pula memerlukan pedal. Kopling terdiri dari dua buah tabung dimana bagian-bagiannya mempunyai kipas-kipas atau rusuk-rusuk yang mempunyai sudut puncak. Sebagian dari impeller menggerakkan impeller yang lain. Impeller yang satu dihubungkan dengan poros engkol dan yang satu lagi dengan poros transmisi. Tenaga penggerak diberikan dari pompa penggerak kepada turbine penggerak. Impeller dan turbin adalah tertutup rapat satu dengan yang lainnya tanpa ada mekanik penghubungnya. Mereka dihubungkan dengan tutup atau rumah dan bagian itu didalamnya diisi oleh oli, bila bagian impeller sedang berputar, olinya dialirkan maju yang merupakan gaya sentrifugal dan digerakkan oleh bentuk bola (bowl shape) dan rusuk rusuk diatas bagian turbin. Melalui oli tersebut gerakan dipindahkan dari impeller ke turbin dan langsung menggerakkan peti gigi.

kopling hidrolik

Gambar 4. Kopling hidrolik

Oli mengalir di dalam suatu bundaran jalan kecil diantara impeller dan turbin, rel penghantar dalam bagian kopling adalah untuk mencegah keributan dalam arus oli. Hasil guna dari kopling (putaranĀ  diantara gaya input dan output) adalah selalu dihasilkan rendah bila perbedaan diantara bagian kopling kecepatanya besar dan kopling dalam keadaan tergelincir. Daya gunanya (efisiensi) b’ertambah besar, bila perbedaan kecepatannya kecil sebagai contoh seperti kecepatan kendaraan yang diperbesar, kopling bisa juga’dipakai untuk rem mesin dimana arus oli diarahkan mundur. Bagian kopling yang terdapat pada poros engkol bergerak sebagai turbin dan bagian yang lain sebagai pompa. Kopling hidrolik digunakan dalam hubungannya dengan transmisi otomatik.

3. Kopling Diafragma

Kopling diafragma juga termasuk kopling tunggal kering. Kopling ini tidak mempunyai komponen seperti kopling tipe pegas spiral, dimana mempunyai mekanik pemindah seperti tuas pembebas, pen pemutar, baut mata dan sebagainya tetapi cukup dengan pegas diafragma. Jadi, pegas diafragma dapat menggerakkan pelat penekaq untuk menghubungkan dan rnemutuskan kopling dengan mesinnya. Ditinjau dari konstruksinya tipe ini sangat sederhana dan tekanannya lebih merata dan kuat, meskipun kopling sudah tipis (aus), hanya karena pegas diafragmanya dipasang sedemikian rupa terhadap covernya maka dalampenggantian komponen dilakukan sekaligus.

Komponen-komponen kopling diafragma

Gambar 5. Komponen-komponen kopling diafragma

4. Kopling Ganda

Kopling ganda mempunyai dua buah pelat kopling dan empat bidang gesek yang dapat memungkinkan tenaganya menjadi lebih kuat (besar). Diantara dua pelat kopling terdapat pelat penekan intermediate. Model kopling ganda ini adalah untuk kendaraan yang berkapasitas volume “cc” (centimeter cubic) tinggi, kendaraan sport dan kendaraan berat.

Kopling ganda dengan bagian-bagiannya

Gambar 6. Kopling ganda dengan bagian-bagiannya

Dari uraian tentang “Jenis Kopling Pada Mobil” diatas kita dapat mengetahui kelebihan dan peruntukan setiap jenis kopling tersebut.