Komponen Sistem Injeksi (EFI)

Saturday, January 14th, 2017 - Mesin, Sepeda Motor

Komponen Sistem Injeksi (EFI) Sepeda Motor

Komponen-komponen yang digunakan untuk menyalurkan bahan bakar ke mesin terdiri dari tangki bahan bakar (fuel pump), pompa bahan bakar (fuel pump), saringan bahan  bakar (fuel filter), pipa/slang penyalur (pembagi), pengatur tekanan bahan bakar (fuel pressure regulator), dan injektor/penyemprot bahan bakar. Sistem bahan bakar ini berfungsi untuk menyimpan, membersihkan, menyalurkan dan menyemprotkan/menginjeksikan  bahan bakar.

Komponen Sistem Injeksi (EFI) Sepeda Motor

Gambar 1. Contoh komponen sistem bahan bakar pada sistem EFI Honda Supra X 125

Fungsi Komponen-Komponen Sistem Injeksi (EFI)

Adapun fungsi masing-masing komponen pada sistem bahan bakar tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Fuel suction filter; menyaring kotoran agar tidak terisap pompa bahan bakar.
  2. Fuel pump module; memompa dan mengalirkan bahan bakar dari tangki bahan bakar ke injektor. Penyaluran bahan bakarnya harus lebih banyak dibandingkan dengan kebutuhan mesin supaya tekanan dalam sistem bahan bakar bisa dipertahankan setiap waktu walaupun kondisi mesin berubah-ubah.

    Konstruksi fuel pump module

    Gambar 2. Konstruksi fuel pump module

  3. Fuel pressure regulator; mengatur tekanan bahan bakar di dalam sistem aliran bahan bakar agar tetap/konstan.
    Contohnya pada Honda Supra X 125 PGM-FI tekanan dipertahankan pada 294 kPa (3,0 kgf/cm2, 43 psi). Bila bahan bakar yang dipompa menuju injektor terlalu besar (tekanan bahan bakar melebihi 294 kPa (3,0 kgf/cm2, 43 psi)) pressure regulator mengembalikan bahan bakar ke dalam tangki.
  4. Fuel feed hose; slang untuk mengalirkan bahan bakar dari tangki menuju injektor. Slang dirancang harus tahan tekanan bahan bakar akibat dipompa dengan tekanan minimal sebesar tekanan yang dihasilkan oleh pompa.
  5. Fuel Injector; menyemprotkan bahan bakar ke saluran masuk (intake manifold) sebelum, biasanya sebelum katup masuk, namun ada juga yang ke throttle body. Volume penyemprotan disesuaikan oleh waktu pembukaan nozel/injektor. Lama dan banyaknya penyemprotan diatur oleh ECM (Electronic/Engine Control Module) atau ECU (Electronic Control Unit).

    Konstruksi injektor

    Gambar 3. Konstruksi injektor

Terjadinya penyemprotan pada injektor adalah pada saat ECU memberikan tegangan listrik ke solenoid coil injektor. Dengan pemberian tegangan listrik tersebut solenoid coil akan menjadi magnet sehingga mampu menarik plunger dan mengangkat needle valve (katup jarum) dari dudukannya, sehingga saluran bahan bakar yang sudah bertekanan akan memancar keluar dari injektor.

Contoh penempatan injector

Gambar 4. Contoh penempatan injector pada throttle body

Skema aliran sistem bahan bakar pada sistem EFI adalah sebagai berikut :

Skema aliran sistem bahan bakar EFI

Gambar 5. Skema aliran sistem bahan bakar EFI

Fungsi Komponen-Komponen Sistem Injeksi (EFI) Honda Supra X 125,komponen sistem injeksi,komponen sistem injeksi pada motor,komponen sistem injeksi dan fungsinya,komponen sistem injeksi sepeda motor,komponen sistem injeksi motor,komponen sistem injeksi bahan bakar elektronik,komponen sistem injeksi bahan bakar,komponen sistem injeksi bahan bakar bensin,komponen sistem injeksi pada sepeda motor,komponen sistem injeksi bensin,pemeliharaan komponen sistem injeksi bahan bakar,komponen penting sistem injeksi,komponen dan fungsi sistem injeksi,komponen sistem injeksi bahan bakar diesel dan fungsinya,pengertian pemeliharaan komponen sistem injeksi bahan bakar,tujuan pemeliharaan komponen sistem injeksi bahan bakar,komponen sistem bahan bakar injeksi pada sepeda motor,komponen sistem bahan bakar bensin injeksi elektronik,komponen utama sistem bahan bakar injeksi,komponen pada sistem bahan bakar bensin injeksi elektronik

Gambar 6. Komponen sistem injeksi (EFI) pada sepeda motor Honda Supra X 125