Komponen Sistem Pemindah Tenaga

Tuesday, January 31st, 2017 - Sepeda Motor, Transmisi

Komponen Sistem Pemindah Tenaga Pada Sepeda Motor

Komponen yang termasuk dalam sistem pemindah tenaga adalah sebagai berikut :

1.  Kopling (Clutch)

Kopling berfungsi meneruskan dan memutuskan putaran dari poros engkol ke transmisi (perseneling) ketika mulai atau pada saat mesin akan berhenti atau memindahkan gigi. Umumnya kopling yang digunakan pada sepeda motor adalah adalah kopling tipe basah dengan plat ganda, artinya kopling dan komponen kopling lainnya terendam dalam minyak pelumas dan terdiri atas beberapa plat kopling.

Komponen Sistem Pemindah Tenaga Pada Sepeda Motor

Gambar 1. Konstruksi kopling plat banyak dengan penggerak tipe coil spring (pegas keong)

Tipe kopling  yang digunakan pada sepeda motor menurut cara kerjanya ada dua jenis yaitu kopling mekanis dan kopling otomatis. Cara melayani kedua jenis kopling ini sewaktu membebaskan (memutuskan) putaran poros engkol sangat berbeda.

2. Transmisi (Gear box)

Prinsip dasar transmisi adalah bagaimana bisa digunakan untuk merubah kecepatan putaran suatu poros menjadi kecepatan yang diinginkan untuk tujuan tertentu. Gigi transmisi berfungsi untuk mengatur tingkat kecepatan dan momen (tenaga putaran) mesin sesuai dengan kondisi yang dialami sepeda motor.

Transmisi (Gear box),komponen sistem pemindah tenaga,komponen sistem pemindah tenaga pada sepeda motor,komponen sistem pemindah tenaga pada kendaraan,komponen sistem pemindah tenaga dan fungsinya,komponen sistem pemindah tenaga sepeda motor,komponen sistem pemindah tenaga tipe kendaraan fr,sebutkan komponen sistem pemindah tenaga,komponen dan fungsi sistem pemindah tenaga,fungsi komponen komponen sistem pemindah tenaga,komponen utama sistem pemindah tenaga

Gambar 2. Contoh konstruksi kopling manual

Transmisi pada sepeda motor terbagi menjadi;

  1. transmisi manual, dan
  2. transmisi otomatis.

Komponen utama dari gigi transmisi pada sepeda motor terdiri dari susunan gigi-gigi yang berpasangan yang berbentuk dan menghasilkan perbandingan gigi-gigi tersebut terpasang. Salah satu pasangan gigi tersebut berada pada poros utama (main shaft/input shaft) dan pasangan gigi lainnya berada pada poros luar (output shaft/ counter shaft). Jumlah gigi kecepatan yang terpasang pada transmisi  tergantung kepada model dan kegunaan sepeda motor yang bersangkutan. Kalau kita memasukkan gigi atau mengunci gigi, kita harus menginjak pedal pemindahnya.

Tipe transmisi yang umum digunakan pada sepeda motor adalah tipe constant mesh, yaitu untuk dapat bekerjanya transmisi harus menghubungkan gigi-giginya yang berpasangan. Untuk menghubungkan gigi-gigi tersebut digunakan garu pemilih gigi/garpu persnelling (gearchange lever).

3.  Final Drive (Penggerak Akhir)

Final drive adalah bagian terakhir dari sistem pemindah tenaga yang memindahkan tenaga mesin ke roda belakang. Final drive juga berfungsi sebagai gigi pereduksi untuk mengurangi putaran dan menaikkan momen (tenaga ). Biasanya perbandingan gigi reduksinya berkisar antara 2,5 sampai 3 berbanding 1 (2,5 atau 3 putaran dari transmisi akan menjadi 1 putaran pada roda).

Final Drive (Penggerak Akhir)

Gambar 3. Final drive jenis rantai dan sproket

Ketiga komponen diatas merupakan komponen sistem pemindah tenaga (power transmission) yang digunakan pada sepeda motor.