Metode Pembebasan Kopling Mekanis

Saturday, August 11th, 2018 - Sepeda Motor, Transmisi

Metode Pembebasan Kopling Mekanis Sepeda Motor

Pada tipe kopling mekanik terdapat dua cara untuk membebaskan kopling (putaran mesin tidak diteruskan ke transmisi), yaitu secara manual dan hidrolik. Metode pembebasan kopling secara manual adalah dengan menggunakan kabel kopling yang ditarik oleh handel kopling.

Tipe Atau Metode Pembebasan Kopling Mekanis Secara Manual

Terdapat tiga tipe untuk pembebasan kopling secara manual, yaitu:

  1. Tipe dengan mendorong dari arah luar (outer push type)
    Pada tipe ini, jika handel kopling ditarik, plat penekan (pressure plate) akan ditekan ke dalam dari arah sebelah luar. Dengan tertekannya plat penekan tersebut, plat kopling akan merenggang dari plat penekan, sehingga kopling akan bebas dan putaran mesin tidak diteruskan ke transmisi.

    Tipe Atau Metode Pembebasan Kopling Mekanis Secara Manual

    Gambar 1. Pembebas kopling dengan outer push type

  2. Tipe dengan mendorong ke arah dalam (inner push type)
    Pada tipe ini, jika handel kopling ditarik, plat penekan (pressure plate) akan ditekan ke luar dari arah sebelah dalam. Dengan tertekannya plat penekan tersebut, plat kopling akan merenggang dari plat penekan, sehingga kopling akan bebas dan putaran mesin tidak diteruskan ke transmisi.

    Tipe dengan mendorong ke arah dalam (inner push type),metode pembebasan kopling,keuntungan metode pembebasan kopling secara hidrolik,metode pembebasan kopling hidrolik,metode pembebasan kopling secara mekanis,metode pembebasan kopling mekanis,metode pembebasan kopling tipe rack and pinion,metode pembebasan kopling tipe inner push type,metode pembebasan kopling tipe mendorong kedalam,metode pembebasan kopling tipe mendorong keluar,metode pembebasan kopling tipe outer push type

    Gambar 2. Pembebas kopling dengan inner push type

  3. Tipe rack and pinion
    Pada tipe ini, dimungkinkan koplingĀ  dapat dihubungkan dan dilepas secara langsung. Konstruksinya sederhana namun mempunyai daya tahan yang tinggi sehingga cocok untuk sepeda motor bermesin putaran tinggi

    Tipe rack and pinion

    Gambar 3. Pembebas kopling dengan rack and pinion type

Metode Pembebasan Kopling Mekanis Secara Hidrolik

Sedangkan metode pembebasan kopling tipe mekanik dengan menggunakan sistem hidrolik adalah dengan mengganti fungsi kabel kopling oleh cairan hidrolik. Cara kerjanya hampir sama dengan sistem rem yang menggunakan cairan/fluida hidrolik. Jika handel kopling/tangkai kopling ditarik, batang pendorong (pushrod) pada master cylinder mendorong cairan hidrolik yang berada pada slang. Kemudian cairan hidrolik tersebut menekan piston yang terdapat pada silinder pembebas (release cylinder).

Metode Pembebasan Kopling Mekanis Secara Hidrolik

Gambar 4. Pembebas kopling dengan sistem hidrolik

Akibatnya piston bergerak keluar dan mendorong pushrod yang terdapat pada bagian dalam poros utama transmisi. Pergerakan pushrod pada poros utama transmisi tersebut akan menyebabkan plat penekan pada kopling tertekan sehingga kopling akan terbebas dan putaran mesin tidak diteruskan ke transmisi.

Keuntungan Metode Pembebasan Kopling Mekanis Secara Hidrolik

Metode pembebasan kopling tipe mekanik dengan menggunakan sistem hidrolik mempunyai keuntungan, antara lain; lembut dan ringan dalam membebaskan dan menghubungkan pergerakan kopling, bebas penyetelan dan perawatan terkecuali pemeriksaan berkala/rutin pada sistem hidrolik seperti ketinggian cairan hidrolik, dan penggantian cairan dan perapat (seal) hidrolik. Dengan pergerakan yang ringan tersebut, maka tipe ini bisa menggunakan pegas kopling (clutch spring) yang lebih kuat dibanding kopling tipe mekanik yang menggunakan kabel kopling. Pegas kopling yang lebih kuat akan menyebabkan daya tekan/cengkram plat penekan menjadi lebih kuat juga saat kopling tersebut terhubung, sehingga proses penyambungan putaran mesin ke transmisi akan lebih baik.

Setiap metode pembebasan kopling mekanis yang digunakan pada sepeda motor memiliki tujuan untuk mengatur proses perpindahan gigi transmisi secara sempurna pada sistem pemindah tenaga.