Pemeriksaan Klakson

Wednesday, January 18th, 2017 - Kelistrikan, Sepeda Motor

Klakson adalah komponen pembuat tanda suara berdasarkan getaran memberan yang bergetar berdasarkan elektromagnit yang terjadi pada lilitan yang terdapat pada klakson. Apabila tombol ditekan maka arus listrik akan mengalir dari baterai (accu) melalui sikring terus ke klakson, sehingga memberan klakson akan bergetar dan menimbulkan suara atau bunyi.

Pemeriksaan Klakson

pemeriksaan klakson,pemeriksaan klakson mobil,pemeriksaan lampu dan klakson,perawatan klakson,perawatan klakson hella,perawatan klakson keong,perawatan klakson stebel,perawatan klakson motor,perbaikan klakson,perbaikan klakson motor,perbaikan klakson keong,cara perbaikan klakson,sistem klakson motor,sistem klakson sepeda motor,sistem kerja klakson motor,

Gambar 1. Penempatan ampermeter pada pemeriksaan klakson

  1. Hubungan secara seri sebuah ampermeter antara klakson dan tombol klakson seperti pada gambar berikut
  2. Kendorkan baut penyetelan klakson
  3. Putar kunci kontak pada posisi ON (putar ke kanan)
  4. Aturlah kekerasan baut penyetelannya dengan memutar ke kiri atau ke kanan sambil menekan tombol klakson. Bunyi klakson yang terbaik adalah bila besar arusnya sekitar 2 – 3 amper.

Jika klakson tidak berbunyi lakukan pemeriksaa sebagai berikut.

  1. Lepas klakson
  2. Sambungkan langsung kedua terminal baterai (lihat gambar)
  3. Jika klakson berbunyi berarti klakson baik.
Pengujian klakson

Gambar 2. Pengujian klakson

Hubungan kabel dari tombol dengan kabel positip Voltmeter dan kabel negatip Volmeter yang lain pada bodi untuk menguji kontinyuitas kabel, jika kabel jelek/putus perbaiki. Apabila terdapat gangguan pada klakson, maka terlebih dahulu memeriksa sumber arus listrik penggeraknya, apabila penggeraknya baterai maka pemeriksaan dapat dilakukan tanpa menghidupkan mesin, tetapi apabila sumber arus listriknya dari pembangkit maka mesin atau motor harus dihidupkan. Klakson yang tidak berbunyi : bisa disebabkan oleh rangkaian atau kabel kontak-kontak yang mehubungkan klakson dengan sumber arus terputus  kendor atau kotor. Hubungan arus listrik yang terputus mengakibatkan membran/ diafragma pada klakson tidak bergetar karena tidak terjadi kemagnetan. Dengan tidak adanya getaran tersebut maka tidak timbul bunyi.

Klakson rusak akibat hubungan kabel putus

Gambar 3. Klakson rusak akibat hubungan kabel putus

Kontak-kontak atau sambungan kabel yang kendor juga menghambat jalannya arus listrik sehingga arus yang mengalir sangat kecil dan tidak mampu menimbulkan kemagnetan yang kuat sehingga membran/diafragma hanya bergetar lemah. Bunyi yang dihasilkan pun kurang keras.

Klakson dengan sambungan pada terminal sepatu kabel kendor

Gambar 4. Klakson dengan sambungan pada terminal/sepatu kabel kendor

Penyebab lain dari tidak berfungsinya klakson adalah diafragma yang robek, penyetelan dafragma yang tidak tepat, atau unit kemagnetan rusak. Diafragma yang robek berakibat udara di sebelah diafragma mengalir kesisi yang lain sehingga getaran udara berkurang dan bunyi yang ditimbulkan menjadi lemah. Demikian pula akibatya jika penyetelan diafragma tidak tepat. Setelan diafragma yang terlalu kendor mengakibatkan getarannya lemah sedangkan setelan diafragma yang terlalu keras mengakibatkan tidak terjadinya getaran, sehingga tidak menimbulkan bunyi yang keras.

Penyetelan suara klakson dengan menyetel kekerasan baut penyetelan

Gambar 6. Penyetelan suara klakson dengan menyetel kekerasan baut penyetelan

Gambar Rangkaian Sistem Klakson Dalam Diagram Kelistrikan Sepeda Motor

Gambar 7. Gambar Rangkaian Sistem Klakson Dalam Diagram Kelistrikan
Sepeda Motor

Klakson Tidak berbunyi

Klakson tidak berbunyi kerusakannya adalah :

  1. Arus listrik dari baterai lemah/ tidak ada.
  2. Fuse/ sekring putus

    Sekering klason putus

    Gambar 8. Sekering klason putus

  3. Tombol klakson kotor/ tidak bekerja, sehingga tidak dapat meneruskan arus listrik dari negatif/ massa klakson ke bodi kendaraan.
  4. Setelan klakson belum tepat
  5. Kabel-kabel dari baterai, kunci kontak dan tombol klakson ada yang kotor/putus/ tidak tersambung/ korsleting, dan lain – lain.

Klakson berbunyi tetapi tidak mau mati, kerusakannya adalah :

  1. Tombol klakson tidak bekerja, dalam hal ini tetap menghubungi massa dari body motor ke klakson.
  2. Kabel massa klakson, terluka sehingga tersentuh pada body motor, atau salah sambung, yaitu langsung diikat ke body motor.

Pemeriksaan Tombol Klakson

Pemeriksalah tombol klakson dengan Ohm Meter, buka rumah lampu kepala/ depan, kemudian lepaskan kabel yang berhubungan dengan tombol klakson (kabel hitam dan hijau muda) kemudian hubungkan dengan ohmmeter yang telah dikalibrasi Tekan tombol klakson, bila jarum ohmmeter menunjukkan penyimpangan hingga 0 Ohm berarti tombol klakson baik bila tidak 0 Ohm atau ∞  (tak terhingga) berarti tombol klakson dalam kondisi tidak baik.