Pemeriksaan Sistem Penerangan

Tuesday, December 27th, 2016 - Kelistrikan, Sepeda Motor

Pemeriksaan Sistem Penerangan Sepeda Motor

1. Lampu depan (Head Light)

Lampu depan di pasang pada bagian kepala sepeda motor, berfungsi untuk penerangan dengan lampu saat sepeda motor berjalan di malam hari.

Lampu depan menggunakan dua filament (lampu), yaitu lampu jauh digunakan untuk penerangan jalan dengan jarak pandang yang jauh (lurus), yang satu lagi yaitu lampu dekat untuk penggunaan dalam kota dengan jarak pandang yang pendek.

Syarat – syarat penggunaan lampu depan adalah :

  1. Kekuatan lampu depan untuk penerangan dengan daya 25 watt.
  2. Untuk lampu jauh jarak pandang tidak lebih dari 100 m dan dapat dengan jelas melihat keadaan jalan di depan.
  3. Untuk menghidupkan lampu dan memindah lampu jauh – dekat menggunakan saklar lampu dan saklar dim.
pemeriksaan sistem penerangan,pemeriksaan sistem penerangan sepeda motor,perbaikan sistem penerangan,perbaikan sistem penerangan sepeda motor,perawatan dan perbaikan sistem penerangan,pemasangan pengujian dan perbaikan sistem penerangan dan wiring,pemeliharaan sistem penerangan,perawatan sistem penerangan,perawatan sistem penerangan sepeda motor

Gambar 1. Lampu Kepala Sepeda Motor

Contoh rangkaian kelistrikan pada Honda Astrea Grand

Gambar 2. Contoh rangkaian kelistrikan pada Honda Astrea Grand

Saklar lampu kepala

Gambar 3. Saklar lampu kepala

Holder Saklar Kemudi (Saklar Dim)

Gambar 4. Holder Saklar Kemudi (Saklar Dim)

Cara kerja diagaram kelistrikan system penerangan.

  • Mesin dalam keadaan hidup
  • Sakelar lampu pada posisi P maka ada aliran arus dari kumparan pembangkit/ generator ke lampu – lampu kota dan lampu panel (speedometer)
  • Sakelar lampu pada posisi HL maka ada aliran arus dari kumparan pembangkit/ generator ke lampu – lampu kota dan ke sakelar DIM.
  • Jika sakelar DIM pada posisi Low (lampu dekat) maka aliran listrik mengalir dari kumparan pembangkit ke sakelar lampu ,sakelar DIM (Low)
  • Filamen lampu dekat  kemudian ke massa. Lampu dekat menyala.
  • Jika sakelar DIM pada posisi High (lampu jauh) maka aliran listrik mengalir dari kumparan pembangkit ke sakelar lampu, sakelar DIM (High),
  • Filamen lampu jauh kemudian ke massa. Lampu jauh menyala.

2. Lampu Belakang (Tail Light)

Lampu belakang pada sepeda motor umumnya disamping sebagai tanda posisi sepedadamotor bagi pengendara lain, tetapi juga sekaligus sebagai lampu plat nomer kendaraan.

Lampu Belakang Sepeda Motor

Gambar 5. Lampu Belakang Sepeda Motor

3.Gangguan Yang Terjadi Pada Lampu Penerangan

Gangguan – gangguan yang sering terjadi pada sistem penerangan serta perbaikan sebagai berikut :

  1. Lampu mati
    Pada saat mesin hidup saklar lampu pada posisi HL, lampu tidak mau menyala.
    Urutan pemeriksaan serta perbaikan sebagai berikut :

    • Periksa bola lampu depan dengan multimeter
    • Kemungkin filament lampu putus atau dudukan lampu kotor atau berkarat → bersihkan.
    • Ukur tegangan keluaran dari kumparan dari kumparan pembangkit/ generator dengan Voltmeter.
    • Periksa keadaan sambungan kabel – kabelnya kemungkinan ada yang putus atau kendor. Periksa juga kemungkinan ada kabel yang terjadi hubungan singkat
    • Kabel massa untuk lampu putus, terlepas/kotor
    • Bodi dari lampu kotor/karat sehingga massa tidak ada → bersihkan
  2. Jika bola lampu pada system penerangan selalu mati saat mesin hidup pada putaran tinggi, berarti ada gangguan pada sistem pengisian yang disebabkan :
    • Baterai rusak atau elektroniknya kosong
    • Regulator Rectifier (Kiprok) rusak

5. Pemeriksaan Regulator Rectifier

Regulator rectifier tidak dapat diperbaiki, apabila diketahui rusak harus diganti. Hal ini dapat diketahui dengan cara memeriksa regulator recifier melalui terminal masing-masing konector.

Regulator Rectifier sistem sistem pengisian

Gambar 6. Regulator Rectifier sistem sistem pengisian

Warna Kabel Hasil Pengecekan
1. Kabel baterai (merah/putih atau merah) Harus ada tegangan antara kabel merah dengan massa (menggunakan Voltmeter)
2. Kabel massa (hijau) Harus ada kontinyuitas antara kabel massa dengan body (Ohmmeter)
3. Kabel pengisian (putih) Harus ada tahanan sesuai standar

Setelah melakukan pemeriksaan beberapa poin diatas perlu juga dilakukan pengecekan terhadap saklar lampu kepala dan saklar lampu dim dalam pemeriksaan sistem penerangan sepeda motor secara keseluruhan.