Pemeriksaan Sistem Suspensi Sepeda Motor

Wednesday, December 14th, 2016 - Chasis/Body, Perawatan/Perbaikan, Sepeda Motor

Pemeriksaan sistem suspensi dilakukan untuk memastikan kondisi sistem suspensi sepeda motor dalam kondisi yang optimal. Pemeriksaan sistem suspensi sepeda motor dilakukan dengan cara melepas suspensi dari sepedamotor, dengan cara mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :

Tahapan Pemeriksaan Sistem Suspensi Sepeda Motor

1. Pembongkaran Suspensi Depan

Secara umum, ketika akan melakukan pembongkaran dan pemeriksaan harus mengetahui konstruksi umum, atau jika mempunyai bentuk yang khusus maka perlu mengetahui buku pedoman reparasi (manual service book), namun secara umum susunan system suspensi depan sepedamotor adalah seperti gambar dibawah ini

Pemeriksaan Sistem Suspensi Sepeda Motor

Gambar 1. Konstruksi suspensi teleskopik

Ketika suspensi depan sudah terlepas dari kemudi, lepaskan stopper ring (cincin penahan) sementara menekan spring seat (dudukan pegas) dengan menggunakan pres hidraulik. Lihat gambar 1 diatas.

Spring seat berada dibawah tekanan pegas.Berhati-hatilah sewaktu melepaskannya

Tahapan Pemeriksaan Sistem Suspensi Sepeda Motor

Gambar 2. Posisi ring stoper

Kemudian lepaskan fork spring (pegas garpu). Tuangkan keluar minyak garpu dengan memompa fork tube (pipa garpu) naik turun beberapa kali agar semua minyak benar-benar keluar Setelah minyak dan pegas sudah dikeluarkan, lepaskan fork socket bolt (baut socket garpu). Kemudian Lepaskan fork piston dan rebound spring dari fork tube Seperti terlihat pada gambar 3.

Komponen dalam suspensi,pemeriksaan sistem suspensi,pemeriksaan sistem suspensi depan,memeriksa sistem suspensi dan komponennya,memeriksa sistem suspensi dan komponen-komponennya,cara pemeriksaan sistem suspensi,modul pemeriksaan sistem suspensi,pemeriksaan pada sistem suspensi,4 prosedur pemeriksaan sistem suspensi,prosedur pemeriksaan sistem suspensi,pemeriksaan dan perbaikan sistem suspensi

Gambar 3. Komponen dalam suspensi

2. Pemeriksaan Sistem Suspensi Sepeda Motor

Periksa pegas garpu (fork spring) secara visual terhadap kerusakan, perubahan bentuk serta dengan cara mengukur panjangnya. Jika hasil pengukuran diluar spesifikasi harus diganti baru

Pengukuran panjang fork spring

Gambar 4. Pengukuran panjang fork spring

Periksa secara visual fork tube (pipa garpu), fork slider (penggeser garpu) dan fork piston (torak garpu) terhadap tanda-tanda gerusan, dan keausan berlebihan atau tidak normal. Periksa fork piston ring (cincin torak garpu) terhadap keausan atau kerusakan. Periksa rebound spring (pegas reaksi) terhadap kelelahan atau kerusakan. Kemudian periksa keolengan fork tube dengan menggunakan dial indicator Jika terdapat tanda-tanda kerusakan ganti komponen-komponen jika perlu.

Komponen dalam fork silinder

Gambar 5. Komponen dalam fork silinder

Sistem suspensi berfungsi untuk memberikan kenyamanan dan keamanan dalam mengendarai sebuah kendaraan. Efek peredaman pada system suspensi diperoleh karena adanya system shock absorber, dimana besarnya peredaman tergantung pada

  • Viskositas minyak
  • Luas penampang lubang aliran oli
  • Kecepatan aliran oli

Sehingga perlu dilakukan secara cermat perihal point tersebut pada saat melakukan pemeriksaan sistem suspensi.