Pendiagnosaan Sendiri Sistem EFI atau PGM-FI

Sunday, April 15th, 2018 - Mesin, Perawatan/Perbaikan, Sepeda Motor

Informasi Pendiagnosaan Sendiri Sistem EFI Atau PGM-FI Pada Sepeda Motor

Berikut beberapa poin penting yang perlu diketahui dalam melakukan pendiagnosaan sendiri sistem EFI atau PGM-FI sepeda motor.

Prosedur Pendiagnosaan Sendiri (Self Diagnosis) Sistem EFI atau PGM-FI

  1. Letakkan sepeda motor pada standar utamanya.
    Catatan:
    Malfunction indicataor lamp (MIL) akan berkedip-kedip sewaktu kunci kontak diputar ke “ON” atau putaran mesin di bawah 2.000 putaran permenit (rpm). Pada semua kondisi lain, MIL akan tetap hidup dan tetap hidup.
  2. Putar kunci kontak ke posisi “ON”.
  3. Malfuction indicator (MIL) berkedip-kedip.
  4. Catat berapa kali MIL berkedip dan tentukan penyebab persoalan.

    Informasi Pendiagnosaan Sendiri Sistem EFI Atau PGM-FI Pada Sepeda Motor

    Gambar 1. Posisi MIL

  5. Jika MIL tidak hidup atau berkedip, sistem dalam keadaan normal.
  6. Jika ingin membaca memori EFI/PGM-FI untuk data kesukaran, lakukan sebagai berikut:
  7. Untuk membaca data persoalan yang telah disimpan. Putar kunci kontak ke posisi “OFF”.
  8. Lepaskan front top cover.
  9. Lepaskan connector cover (penutup konektor) dari data Link connector (DLC) [konektor sambung data], seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

    Posisi DLC

    Gambar 2. Posisi DLC

  10. Hubungkan special tool ke data Link connector (DLC).

    Pemasangan konektor DLC ke DLC

    Gambar 3. Pemasangan konektor DLC ke DLC

  11. Putar kunci kontak ke posisi “ON”.
  12. Jika ECM tidak menyimpan data memori pendiagnosaan sendiri, MIL akan menyala terus ketika kunci kotak di putar ke posisi “ON”.

    MIL menyala ketika kunci kontak ON

    Gambar 4. MIL menyala ketika kunci kontak ON

  13. Catat berapa kali MIL berkedip dan tentukan penyebab persoalan.
    Catatan:

    1. Pada sistem EFI atau PGM-FI Honda, MIL (malfunction indicator lamp) menunjukkan kode-kode masalah/persoalan yang terjadi pada sepeda motor. Jumlah kedipannya dari 0 sampai 54. Jenis kedipan dari MIL ada dua, yaitu kedipan pendek (0,3 detik) dan kedipan panjang (1,3 detik). Jika sebuah kedipan panjang terjadi, dan kemudian dua buah kedipan pendek, berarti kode persoalan itu adalah 12  karena satu kedipan panjang = 10 dan dua kedipan pendek = 2 kedipan.
    2. Jika ECU/ECM menyimpan beberap kode kegagalan/masalah, MIL memperlihatkan kode kegagalan menurut urutan dari jumlah terendah sampai tertinggi.

      EOT sensor

      Gambar 5. Contoh pemeriksaan tahanan pada EOT sensor

    3. Jika terjadi kegagalan fungsi pada rangkaian MAP sensor, MIL akan berkedip 1 kali. Penyebab kegagalan pada rangkaian MAP sensor antara lain ; kontak longgar atau lemah pada sensor unit, terjadi rangkaian terbuka atau hubungan singkat (korslet) pada kabel MAP sensor dari sensor unit, atau MAP sensor tidak bekerja dengan baik.

      rangkaian kabel dari ECU/ECM

      Gambar 6. Contoh pemeriksaan tegangan pada EOT sensor

    4. Jika terjadi kegagalan fungsi pada rangkaian suplai (daya) atau massa sensor unit, MIL akan berkedip 1, 8 dan 9 kali. Penyebab kegagalannya antara lain ; kontak longgar atau lemah pada sensor unit, terjadi rangkaian terbuka atau hubungan singkat korslet) pada kabel daya atau massa sensor unit, atau sensor unit tidak bekerja dengan baik. Sensor unit adalah gabungan dari TP (throttle positioner), MAP (manifold absolute pressure), dan IAT (intake air temperature) sensor.
    5. Jika terjadi kegagalan fungsi pada rangkaian EOT (engine oil temperature) sensor, MIL akan berkedip 7 kali. Penyebab kegagalan pada rangkaian EOT sensor antara lain ; kontak  longgar atau lemah pada EOT sensor, terjadi rangkaian terbuka atau hubungan singkat (korslet) pada kabel EOT sensor, atau EOT sensor tidak bekerja dengan baik.
    6. Jika terjadi kegagalan fungsi pada rangkaian bank angle sensor, MIL akan berkedip 54 kali. Penyebab kegagalan pada rangkaian bank angle sensor antara lain ; kontak longgar atau lemah pada bank angle sensor, terjadi rangkaian terbuka atau hubungan singkat (korslet) pada kabel bank angle sensor, atau bank angle sensor tidak bekerja dengan baik.
    7. Jika terjadi kegagalan fungsi di dalam ECU/ECM, MIL akan berkedip 33 kali. Penyebab kegagalannya adalah karena ECU/ECM tidak bekerja dengan baik.
    8. Jika terjadi kegagalan fungsi pada data link (penghubung kabel data) atau rangkaian MIL, MIL akan hidup terus. Penyebab kegagalannya antara lain ; kontak longgar atau lemah pada injektor, terjadi rangkaian terbuka atau hubungan singkat (korslet) pada kabel injektor, injektor tidak bekerja dengan baik, atau ECU/ECM tidak bekerja dengan baik.
    9. Jika terjadi kegagalan fungsi pada rangkaian injektor, MIL akan berkedip 12 kali. Penyebab kegagalannya antara lain ; hubungan singkat pada kabel data link conector (DLC), hubungan singkat pada kabel MIL, atau ECU/ECM tidak bekerja dengan baik.
    10. Secara umum, urutan pemeriksaan dan perbaikan dari kegagalan-kegagalan di atas adalah sebagai berikut:
      • Melakukan pemeriksaan terhadap kontak dari sambungan (konektor) komponen yang bersangkutan. Jika longgar atau lemah, perbaiki dengan mengencangkan posisinya.
      • Jika point a) di atas tidak bermasalah, lakukan pemeriksaan tahanan/resistansi pada terminal-terminal komponen yang bersangkutan dan juga periksa kontinuitas (hubungan) antara terminal dengan massa. (Untuk melihat standar/spesifikasi ukuran tahanan dan warna kabel, lihat buku manual yang bersangkutan).
      • Jika point b) di atas tidak bermasalah, lakukan pemeriksaan tegangan (voltage) antara konektor komponen yang bersangkutan pada sisi wire harness (rangkaian kabel dari ECU/ECM yang menuju komponen tersebut) dan massa. Khusus sensor yang hanya mempunyai dua terminal, ukur tegangan antara konektor sensor tersebut pada sisi wire harness  (Untuk melihat standar/spesifikasi ukuran tegangan, lihat buku manual yang bersangkutan).
      • Jika pada pemeriksaan point c) di atas terdapat tegangan yang sesuai standar, ganti komponen (sensor) yang bersangkutan.
      • Jika pada pemeriksaan point c) di atas tidak terdapat tegangan yang sesuai standar, periksa kontinuitas antara konektor komponen (sensor) yang bersangkutan dengan konektor dari ECU/ECM. (Untuk melihat standar/spesifikasi warna kabel, lihat buku manual yang bersangkutan).
      • Jika pada pemeriksaan point e) di atas kontinuitas antara konektor tidak normal, berarti terdapat hubungan singkat (korslet) atau rangkaian terbuka pada kabel-kabel tersebut.
      • Jika pada pemeriksaan point e) di atas kontinuitas antara konektor normal, berarti terdapat masalah pada ECU/ECM. Ganti ECU/ECM dengan yang baru dan lakukan pemeriksaan sekali lagi.

Prosedur Me-Reset Pendiagnosaan Sendiri Sistem EFI atau PGM-FI

Data memori pendiagnosaan sendiri tidak akan terhapus sewaktu kabel negatif baterai dilepaskan.

  1. Putar kunci kontak ke “OFF”.
  2. Lepaskan front top cover.
  3. Lepaskan connector cover (penutup konektor) dari data Link connector seperti terlihat pada gambar 5.49).
  4. Hubungkan special tool (konektor DLC atau DLC short connector) ke data Link connector (DLC) seperti terlihat pada gambar 5.50)
  5. Putar kunci kontak ke “ON”.
  6. Lepaskanlah DLC short connector dari data Link connector (DLC) seperti terlihat pada gambar di bawah :

    konektor DLC atau DLC short connector,pendiagnosaan sendiri sistem EFI atau PGM-FI,pendiagnosaan sendiri sistem EFI,service sendiri sistem EFI,reset sendiri sistem EFI,cara reset sistem EFI,cara reset sistem PGM-FI,cara reset pgm fi,cara reset sistem pgm fi,cara reset mesin pgm-fi

    Gambar 7. Prosedur melepas dan menghubungkan kembali konektor DLC dari DLC

  7. Hubungkan DLC short connector ke data Link connector (DLC) lagi sementara lampu MIL hidup selama kira-kira 5 detik (pola penerimaan reset; seperti terlihat pada gambar di atas).
  8. Data memori pendiagnosaan sendiri telah terhapus, jika MIL mati dan mulai berkedip. Hal ini menandakan prosedur me-reset telah berhasil. Lihat pada gambar di bawah untuk melihat bentuk/pola me-reset yang berhasil (pola keberhasilan).

    me-reset yang berhasil (pola keberhasilan)

    Gambar 8. Pola keberhasilan saat me-reset pendiagnosaan sendiri

  9. Data link konektor harus dihubungkan singkat sementara lampu indikator hidup. Jika DLC short connector tidak tersambungkan dalam 5 detik, MIL akan mati dan hidup kembali dengan pola kegagalan seperti terlihat ppada gambar di bawah :

    Pola kegagalan saat me-reset

    Gambar 9. Pola kegagalan saat me-reset pendiagnosaan sendiri

  10. Matikan kunci kontak dan coba lagi mulai dari langkah d.
    Catatan :
    Perhatikan bahwa data memori pendiagnosaan-sendiri tidak akan terhapus jika kunci kontak dimatikan sebelum MIL mulai berkedip.

Dengan memahami poin penting dalam pendiagnosaan sendiri sistem EFI atau PGM-FI sepeda motor diatas kita dapat melakukannya sendiri dirumah.