Peraturan Tentang Sistem Penerangan

Friday, August 3rd, 2018 - Kelistrikan, Sepeda Motor

Peraturan tentang sistem penerangan berbeda-beda antara satu negara dengan lainnya, sehingga untuk model sepeda motor yang sama bisa jadi sistem penerangannya dibuat berbeda jika akan dipasarkan untuk negara yang berbeda. Suatu sistem yang tidak kalah pentingnya dalam sepeda motor adalah sistem penerangan. Sistem penerangan sangat diperlukan untuk keselamatan pengendaraan, khususnya di malam hari dan juga untuk memberi isyarat/tanda pada kendaraan lainnya. Sistem penerangan pada sepeda motor dibagi menjadi dua fungsi, yaitu; 1) sebagai penerangan (illumination) dan 2) sebagai pemberi isyarat/peringatan (signalling/warning).

Yang termasuk ke dalam fungsi penerangan antara lain:

  1. Headlight (lampu kepala/depan)
  2. Taillight (lampu belakang),
  3. Instrument lights (lampu-lampu instrumen) lain;

Sedangkan yang termasuk ke dalam fungsi pemberi isyarat antara

  1. Brake light (lampu rem)
  2. Turn signals (lampu sein/tanda belok),
  3. Oil pressure dan level light (lampu tanda tekanan dan level oil)
  4. Netral light (lampu netral untuk transmisi/perseneling)
  5. Charging light (lampu tanda pengisian). Tidak semua sepeda motor dilengkapi charging light.
  6. Untuk sistem yang lebih komplit, misalnya pada sepeda motor dengan sistem bahan bakar tipe injeksi (EFI) , kadang-kadang terdapat juga hazard lamp (lampu hazard/tanda bahaya), low fuel arnig (pemberi peringatan bahan bakar sudah hampir kosong), temperature warning (pemberi peringatan suhu), electronic fault warning (pemberi peringatan terjadinya kesalahan/masalah pada komponen elektronik), dan sebagainya.

Contoh penempatan sistem penerangan (lighting system), baik yang berfungsi sebagai penerangan maupun pemberi isyarat adalah seperti pada gambar di bawah ini:

Penempatan sistem penerangan pada salah satu sepeda motor

Gambar 1. Penempatan sistem penerangan pada salah satu sepeda motor

Peraturan Tentang Sistem Penerangan Di Amerika Dan Kanada

Misalnya untuk negara bagian Amerika dan Kanada, tidak boleh ada saklar untuk penerangan. Lampu pada sistem penerangan secara otomatis berasal dari ignition switch (kunci kontak), tidak dapat dipisah, sehingga lampu-lampu otomatis menyala saat mesin hidup (gambar 1). Untuk lampu sein, sering digunakan lampu yang mempunyai dua filament. Lampu yang daya (watt) kecil akan tetap hidup selama mesin hidup. Ketika tanda lampu sein diaktifkan, lampu yang mempunyai daya lebih tinggi akan berkedip-kedip sebagai tanda bahwa lampu sein sedang dihidupkan untuk memberi isyarat kepada pengendara lainnya.

Peraturan Tentang Sistem Penerangan Di Amerika Dan Kanada,peraturan tentang sistem penerangan,peraturan sistem penerangan,peraturan penerangan sepeda motor,peraturan tentang sistem penerangan amerika,peraturan tentang sistem penerangan kanada,peraturan tentang sistem penerangan eropa,peraturan tentang sistem penerangan asia

Gambar 2. Rangkaian sistem penerangan model
Amerika/Kanada (tidak dilengkapi saklar lampu)

Peraturan Tentang Sistem Penerangan Di Eropa Dan Asia

Bagi negara-negara Eropa dan Asia, pada umumnya rangkaian sistem penerangan dibuat dengan melengkapi saklar lampu setelah kunci kontak. Dengan rangkaian seperti ini bisa memungkinkan sepeda motor hidup tetapi sistem penerangan tidak hidup/menyala selama saklar lampunya tidak diaktifkan. Ilustrasi rangkaian sistem penerangan model Eropa dan Asia seperti terlihat pada gambar 2 di bawah ini :

Peraturan Tentang Sistem Penerangan Di Eropa Dan Asia

Gambar 3. Rangkaian sistem penerangan model Eropa dan sebagian Asia (dilengkapiĀ  dengan saklar lampu)

Setiap sepeda motor yang diperjual belikan oleh produsen sepeda motor di suatu negara selalu dibuat mengikuti peraturan tentang sistem penerangan yang berlaku di negara tersebut.