Prinsip Kerja Generator

Tuesday, January 3rd, 2017 - Kelistrikan, Sepeda Motor

Prinsip Kerja Generator Sistem Pengisian Sepeda Motor

Bila suatu kawat penghantar dililitkan pada inti besi, lalu didekatnya digerak-gerakkan sebuah magnet, maka akan timbul energi listrik pada kawat tersebut (jarum milivoltmeter bergerak).

Prinsip Kerja Generator,prinsip kerja generator pengisian,cara kerja pengisian generator ac saat kecepatan tinggi,cara kerja pengisian generator ac,cara kerja sistem pengisian generator ac,prinsip kerja generator sepeda motor,cara kerja generator sepeda motor,cara kerja generator pada sepeda motor

Gambar 1. Prinsip terjadinya Induksi listrik

Timbulnya energi listrik tersebut hanya terjadi saat ujung magnet mendekati dan menjauhi inti besi. Induksi listrik terjadi bila magnet dalam keadaan bergerak. Saat ujung magnet mendekati inti besi, garis gaya magnet yang mempengaruhi inti besi akan menguat, dan sebaliknya. Perubahan kekuatan garis gaya magnet inilah yang menimbulkan induksi listrik.

Terjadinya induksi listrik pada generator

Gambar 2. Posisi kawat penghantar pada 0°

Pada gambar di atas, batang kawat dibentuk sedemikian rupa, ditopang oleh sebuah shaff (poros), dan pada ujung-ujungnya dilengkapi dengan cincin yang disebut komutator. Melalui komutator dan brush (sikat), dihubungkan seutas kabel. Kawat penghantar diletakkan di antara dua kutub magnet yang tarik menarik (kutub U dan S). Berdasarkan gambar di atas, kawat penghantar berada pada posisi terjauh dari magnet. Oleh karena itu, kawat penghantar belum mendapat pengaruh dari garis gaya magnet.

Posisi kawat penghantar pada 90°

Gambar 3. Posisi kawat penghantar pada 90°

Pada gambar 3 di atas, kawat penghantar melalui daerah dengan medan magnet terkuat karena berada pada posisi terdekat dengan magnet. Saat ini terbangkitkan energi listrik dengan tegangan tertinggi, yang membuat bola lampu menyala paling terang.

Posisi kawat penghantar pada 180°

Gambar 4. Posisi kawat penghantar pada 180°

Pada gambar di atas, saat kawat penghantar telah mencapai posisi tegak kembali, kawat tidak mendapat pengaruh medan magnet  karena kembali berada pada posisi terjauh dari magnet. Saat ini tidak terbangkit energi listrik di dalam kawat penghantar, dan lampu padam.

Tipe Generator Sistem Pengisian Sepeda Motor

Generator  yang dipakai pada sistem pengisian sepeda motor dibedakan menjadi dua, yaitu generator arus searah (DC), dan generator arus bolak-balik (AC). Yang termasuk ke dalam generator AC antara lain; generator dengan flywheel magnet dan alternator AC 3 Phase.

Kami harap uraian singkat tentnag “Prinsip Kerja Generator Sistem Pengisian Sepeda Motor” mudah dipahami.