Proses Pembakaran Sempurna Pada Mesin

Monday, January 2nd, 2017 - Mesin, Sepeda Motor

Syarat Terjadinya Proses Pembakaran Sempurna Untuk Mesin Sepeda Motor

Pembakaran di dalam mesin motor dapat terjadi apabila terdapat bahan bakar, oksigen dan nyala api. Tetapi tiga syarat tersebut tidak menjamin terjadinya pembakaran sempurna. Untuk itu harus diatur jumlah oksigen atau udara dan jumlah bahan bakar yang akan dibakar dengan perbandingan tertentu.

Pembakaran dapat sempurna jika udara dan bahan bakar dalam perbandingan yang ideal atau campuran yang mudah terbakar dengan nyala api dan semua oksigen dan bahan bakar terbakar tampa sisa.

Campuran bahan bakar dan udara yang idel adalah 15Kg Udara dengan 1Kg bensin atau 900 liter udara dengan 1 liter bensin. Tetapi dalam prakteknya, pembakaran pada motor tidak akan pernah sempurna, maka pada gas buang sisa hasil pembakaran selalu terdapat sisa oksigen dan bahan bakar.

Terjadinya Proses Pembakaran Sempurna Pada Mesin Sepeda Motor

Campuran bahan bakar-udara dihisap masuk kedalam silinder. Selanjutnya dimampatkan oleh gerak naik piston. Campuran yang dimampatkan itu, selanjutnya dibakar oleh busi. Terjadilah ledakan/expansi yang akan mendorong piston kebawah, selanjutnya memutar crankshaft melalui connecting rod, gerak naik-turun piston diubah menjadi gerak piston oleh poros engkol dan disalurkan melalui  roda gigi. Dengan kata lain:

  1. Sewaktu piston berada pada titik mati atas (TMA), katup pemasukan membuka dan campuran bahan bakar segar diisap ke dalam silinder.
  2. Pada titik mati bawah (TMB) katup pemasukan menutup dan selama langkah kembali ke TMA gas akan dikompresikan.
  3. Pengapian terjadi seketika pada TMA, sehingga menimbulkan peningkatan temperatur dan tekanan gas yang cepat.
  4. Kemudian gas diekspansikan selama langkah kerja, hingga padaTMB katup pembuangan membuka, dan gas akan ditekan keluar melalui lubang pembuangan.
  5. Dengan langkah yang ke empat (dari TMB ke TMA) semua gas akan dikeluarkan dari silinder.

Busi menghasilkan pijaran api diantara elektrodanya untuk membakar campuran udara dan bahan bakar pada saat busi menerima tegangan tinggi dari Coil pengapian. Saat campuran udara-bahan bakar meledak, temperatur naik sekitar 2500°C dan tekanan menjadi 50 kg/cm di ruang bakar.

Pembakaran dengan injeksi terjadi ketika injektor mengabutkan bahan bakar dengan tekanan tinggi, sehingga bahan bakar terbakar oleh udara panas, dan tekanan dalam ruangan itu akan naik sampai 70-90 kg/cm2. Prosesnya diawali ketika piston mengkompresikan udara, pada akhir langkah kompresi tersebutlah terjadi pengabutan bahan bakar. Pada saat temperatur dan tekanan udara sudah sangat tinggi, bahan bakar disemprotkan ke dalam ruang bakar. Proses pembakaran terjadi tanpa menggunaakan alat penyala api.

Proses Terjadinya Pembakaran Pada Mesin Sepeda Motor,proses terjadinya pembakaran,proses terjadinya pembakaran spontan,proses terjadinya pembakaran pada motor bensin,proses terjadinya pembakaran pada engine,proses terjadinya pembakaran tidak sempurna,proses terjadinya pembakaran pada motor,proses terjadinya pembakaran hutan,proses terjadinya pembakaran pada mesin,proses terjadinya pembakaran bahan bakar,proses terjadinya pembakaran pada sepeda motor,proses terjadinya pembakaran sempurna,proses terjadi pembakaran mesin motor,3 syarat terjadinya proses pembakaran,syarat terjadinya proses pembakaran,tempat terjadinya proses pembakaran pada motor bensin disebut

Gambar 1. Ilustrasi Terjadinya Proses Pembakaran Pada Mesin Sepeda Motor