Sistem Bahan Bakar Konvensional

Monday, March 13th, 2017 - Mesin, Sepeda Motor

Sistem Bahan Bakar Konvensional (Karburator)

Komponen utama dari sistem bahan bakar konvensional terdiri dari : tangki dan karburator. Sepeda mesin yang menggunakan sistem bahan bakar konvensional umumnya tidak dilengkapi dengan pompa bensin karena sistem penyalurannya tidak menggunakan tekanan tapi dengan penyaluran sendiri berdasarkan berat gravitasi.

Tangki Bahan Bakar

Tangki merupakan tempat persediaan bahan bakar. Pada sepeda mesin yang mesinnya di bawah maka tangki bahan bakar ditempatkan di belakang, sedangkan mobil yang mesinnya di belakang biasanya tangki bahan bakar ditempatkan di bagian depan.

Kapasitas tangki dibuat bermacam-macam tergantung dari besar kecilnya mesin. Bahan tangki umumnya dibuat dari plat baja dengan dilapisi pada bagian dalam dengan logam yang tidak mudah berkarat. Namun demikian terdapat juga tangki bensin yang terbuat dari aluminium.

Tangki bahan bakar dilengkapi dengan pelampung dan sebuah tahanan geser untuk keperluan alat pengukur jumlah minyak yang ada di dalam tangki.

Sistem Bahan Bakar Konvensional,contoh struktur tangki sepeda motor,sistem bahan bakar konvensional,sistem bahan bakar konvensional pada mobil,sistem bahan bakar konvensional adalah,sistem bahan bakar konvensional sepeda motor,sistem bahan bakar konvensional (karburator),sistem bahan bakar konvensional pdf,sistem bahan bakar konvensional dan injeksi,sistem bahan bakar konvensional.ppt,makalah sistem bahan bakar konvensional,artikel sistem bahan bakar konvensional,gambar sistem bahan bakar konvensional,makalah sistem bahan bakar konvensional pada mobil,kelengkapan sistem bahan bakar konvensional,sistem bahan bakar mesin konvensional,materi sistem bahan bakar konvensional pada mobil,laporan sistem bahan bakar konvensional,animasi sistem bahan bakar konvensional,komponen sistem bahan bakar konvensional,fungsi sistem bahan bakar konvensional,sistem bahan bakar diesel konvensional,aliran sistem bahan bakar konvensional,apa yang dimaksud sistem bahan bakar konvensional,apa yang dimaksud dengan sistem bahan bakar konvensional

Gambar 1. Contoh struktur tangki sepeda motor

Struktur tangki terdiri dari;

  1. Tank cap (penutup tangki); berfungsi sebagai lubang masuknya bensin, pelindung debu dan air, lubang pernafasan udara, dan mejaga agar bensin tidak tumpah jika sepeda mesin terbalik.
  2. Filler tube; berfungsi menjaga melimpahnya bensin pada saat ada goncangan (jika kondisi panas, bensin akan memuai).
  3. Fuel cock (kran bensin); berfungsi untuk membuka dan menutup aliran bensin dari tangki dan sebagai penyaring kotoran/partikel debu.
    Terdapat dua tipe kran bensin, yaitu tipe standar dan  tipe vakum.
    Tipe standar adalah kran bensin yang pengoperasiannya dialakukan secara manual.

    Kran bensin tipe standar

    Gambar 2. Kran bensin tipe standar

    Ada tiga posisi yaitu OFF, RES dan ON.  Jika diputar ke posisi “ÓFF” akan menutup aliran bensin dari tangkinya dan posisi ini biasanya digunakan untuk pemberhentian yang lama. Posisi RES untuk pengendaraan pada tangki cadangan dan posisi ON untuk pengendaraan yang normal.
    Tipe vakum adalah tipe otomatis yang akan terbuka jika mesin hidup dan tertutup ketika mesin mati. Kran tipe vakum mempunyai diapragma yang dapat digerakkan oleh hisapan dari mesin. Pada saat mesin hidup, diapragma menerima hisapan dan membuka jalur bensin, dan pada saat mesin mati akan menutup jalur bensin (OFF).
    Terdapat 4 jalur dalam kran tipe vakum, yaitu OFF, ON, RES dan PRI. Fungsi OFF, ON dan RES sama seperti pada kran standar. Sedangkan fungsi PRI adalah akan mengalirkan langsung bensin ke filter cup (wadah saringan) tanpa ke diapragma dulu. Jika telah mengisi tangki bensin yang kosong, usahakan memutar kran bensin ke  posisi ON.

    Kran bensin tipe vakum

    Gambar 3. Kran bensin tipe vakum

  4. Damper locating (peredam); berupa karet yang berfungsi untuk meredam posisi tangki saat sepeda mesin berjalan.

Slang Bahan Bakar

Slang bahan bakar berfungsi sebagai saluran perpindahan bahan bakar dari tangki ke karburator. Pada sebagian sepeda mesin untuk meningkatkan kualitas dan kebersihan bahan bakar, dipasang saringan tambahan yang ditempatkan pada slang bahan bakar. Dalam pemasangan slang bahan bakar, tanda panah harus sesuai dengan arah aliran bahan bakar.

Karburator

Fungsi dari karburator adalah:

  1. Mengatur perbandingan campuran antara udara dan bahan bakar.
  2. Mengubah campuran tersebut menjadi kabut.
  3. Menambah atau mengurangi jumlah campuran tersebut sesuai dengan kecepatan dan beban mesin yang berubah-ubah.

Sejak sebuah mesin dihidupkan sampai mesin tersebut berjalan pada kondisi yang stabil perbandingan campuran mengalami bebarapa kali perubahan. Untuk melakukan perubahan perbandingan sesuai dengan kondisi mesin tersebut maka terdapat beberapa sistem dalam karburator.

Sistem bahan bakar konvensional merupakan sistem bahan bakar yang mengunakan kaburator untuk melakukan proses pencampuran bensin dengan udara sebelum disalurkan ke ruang bakar.

Sebagian besar sepeda motor saat ini masih menggunakan sistem bahan bakar konvensional ini.