Sistem Pemindah Tenaga Sepeda Motor

Saturday, May 20th, 2017 - Sepeda Motor, Transmisi

Sistem Pemindah Tenaga (Power Transmission) Sepeda Motor

Sepeda motor dituntut bisa dioperasikan atau dijalankan pada berbagai kondisi jalan. Namun demikian, mesin yang berfungsi sebagai penggerak utama pada sepeda motor tidak bisa melakukan dengan baik apa yang menjadi kebutuhan atau tuntutan kondisi jalan tersebut. Misalnya, pada saat jalanan mendaki, sepeda motor membutuhkan momen puntir (torsi) yang besar namun kecepatan atau laju sepeda motor yang dibutuhkan rendah. Pada saat ini walaupun putaran mesin tinggi karena katup trotel atau katup gas dibuka penuh namun putaran mesin tersebut harus dirubah menjadi kecepatan atau laju sepeda motor yang rendah. Sedangkan pada saat sepeda motor berjalan pada jalan yang rata, kecepatan diperlukan tapi tidak diperlukan torsi yang besar.

Prinsip Kerja Sistem Pemindah Tenaga (Power Transmission) Sepeda Motor

Prinsip kerja mesin dan sistem pemindahan tenaga pada sepeda motor adalah sebagai berikut:

Prinsip Kerja Sistem Pemindah Tenaga (Power Transmission) Sepeda Motor,sistem pemindah tenaga,sistem pemindah tenaga (power train),sistem pemindah tenaga hidrolik,sistem pemindah tenaga.doc,sistem pemindah tenaga pada kendaraan tipe fr,sistem pemindah tenaga sepeda motor.pdf,sistem pemindah tenaga dan fungsinya,sistem pemindah tenaga sepeda motor,sistem pemindah tenaga transmisi,sistem pemindah tenaga kopling,sistem pemindah tenaga adalah,sistem pemindah tenaga gardan,sistem pemindah tenaga ppt,sistem pemindah tenaga pdf,sistem pemindah tenaga pada kendaraan,sistem pemindah tenaga pada motor,sistem pemindah tenaga pada alat berat,artikel sistem pemindah tenaga,arti sistem pemindah tenaga,alur sistem pemindah tenaga,apa yg dimaksud sistem pemindah tenaga,sistem pemindah tenaga secara garis besar terdiri dari,2 bagian sistem pemindah tenaga,bagian sistem pemindah tenaga,buku sistem pemindah tenaga sepeda motor,bagian dari sistem pemindah tenaga,latar belakang sistem pemindah tenaga,cara kerja sistem pemindah tenaga,chasis dan sistem pemindah tenaga,contoh soal sistem pemindah tenaga

Gambar 1. Rangkaian pemindahan tenaga dari mesin sampai roda

Ketika poros engkol (crankshaft) diputar oleh pedal kick starter atau dengan motor starter, piston bergerak naik turun (TMA dan TMB). Pada saat piston bergerak ke bawah, terjadi kevakuman di dalam silinder atau crankcase. Kevakuman tersebut selanjutnya menarik (menghisap) campuran bahan bakar dan udara melalui karburator (bagi sistem bahan bakar konvensional). Sedangkan bagi sistem bahan bakar tipe injeksi (tanpa karburator), proses pencampuran terjadi dalam saluran masuk sebelum katup masuk setelah terjadi penyemprotan bahan bakar oleh injektor.

Ketika piston bergerak ke atas (TMA) campuran bahan bakar dan udara di dalam silinder dikompresi.  Kemudian campuran dinyalakan oleh busi dan terbakar dengan cepat (peledakan). Gas hasil pembakaran tersebut melakukan expansi (pengembangan) dan mendorong piston ke bawah (TMB). Tenaga ini diteruskan melalui connecting rod (batang piston), lalu memutar crankshaft. menekan piston naik untuk mendorong gas hasil pembakaran. Selanjutnya piston melakukan langkah yang sama. Gerak piston naik turun yang berulang-ulang diubah menjadi gerak putar yang halus. Tenaga putar dari crankshaft ini akan dipindahkan ke roda belakang melalui roda gigi reduksi, kopling, gear box (transmisi), sprocket penggerak, rantai dan roda sprocket. Gigi reduksi berfungsi untuk mengurangi putaran mesin agar terjadi penambahan tenaga.

Berdasarkan penjelasan di atas, sepeda motor harus dilengkapi dengan suatu sistem yang mampu menjembatani antara output mesin (daya dan torsi mesin) dengan tuntutan kondisi jalan. Sistem ini dinamakan dengan sistem pemindahan tenaga. Atau dengan kata lain sistem pemindah tenaga (power transmission) berfungsi untuk mendistribusikan tenaga yang dihasilkan oleh mesin ke roda sepeda motor sesuai dengan kebutuhan dan kondisi jalan.