Sumber Listrik Sistem Penerangan

Tuesday, January 31st, 2017 - Kelistrikan, Sepeda Motor

Sumber Listrik Sistem Penerangan Pada Sepeda Motor

Sumber listrik sistem penerangan pada sepeda motor dapat dibedakan menjadi beberapa tipe, diantaranya :

a.  Sumber Listrik AC dengan Pengontrolan pada Main Switch (Saklar Utama)

Sistem penerangan pada tipe ini hampir semuanya menggunakan arus listrik AC, kecuali peralatan pemberi isyarat (seperti lampu sein). Sistem ini digunakan pada motor-motor kecil yang menggunakan flywheel magnet (gambar 1 dibawah).

Sumber Listrik Sistem Penerangan Pada Sepeda Motor,sumber listrik sistem penerangan,sumber listrik sepeda motor,sumber listrik sepeda motor menggunakan,sumber listrik pada sepeda motor adalah,sumber energi listrik pada sepeda motor adalah,sumber kelistrikan sepeda motor,sumber listrik pada sepeda motor,sumber arus listrik sepeda motor,sumber listrik dari sepeda motor,sumber kelistrikan pada sepeda motor,sumber energi listrik pada sepeda motor,sumber energi listrik pada sepeda motor berasal dari,sumber arus listrik pada sepeda motor

Gambar 1. Rangkaian sistem penerangan dengan sumber listrik AC dengan pengontrolan pada main switch

Lampu-lampu akan menyala jika mesin sedang hidup dengan posisi main switch (saklar utama) pada nomor II dan atau nomor III. Pada sistem ini tidak ada pengaturan arus dan tegangan yang keluar dari flywheel magnet. Oleh karena itu, pada kecepatan rendah, output listrik terbatas dan lampu menyala agak suram. Sedangkan pada kecepatan tinggi, lampu-lampu akan cenderung lebih terang.

b.  Sumber Listrik AC dan DC dengan Pengontrolan pada Lamp Switch (Saklar Lampu)

Sistem penerangan tipe ini menggunakan sumber listrik DC dari baterai untuk lampu sein, lampu belakang, dan lampu pada dashboard. Sumber listrik AC digunakan untuk lampu kepala.

Rangkaian sistem penerangan dengan sumber listrik AC dengan pengontrolan pada main switch

Gambar 2. Rangkaian sistem penerangan dengan sumber listrik AC dengan pengontrolan pada main switch

Pengontrolan lampu-lampu dilakukan secara terpisah pada saklar lampunya. Untuk lampu belakang, lampu sein, dan lampu dashboard, bisa dihidup-matikan oleh saklar utama seperti terlihat pada gambar 2 di atas.

Rangkaian sistem penerangan dengan sumber listrik AC yang dikontrol regulator

Gambar 3. Rangkaian sistem penerangan dengan sumber listrik AC yang dikontrol regulator

c.  Sumber Listrik AC dengan pengontrolan pada Regulator

Sistem penerangan dengan pengontrolan sumber listrik menggunakan regulator dan penyearahan arus oleh rectifer meupakan tipe yang banyak digunakan pada sepeda motor saat ini. Arus dan tegangan yang keluar sumber listrik AC tersebut digunakan untuk lampu kepala, lampu belakang, lampu rem, lampu dashboard dan sebagainya. Namun dalam penggunaan lampu-lampu tadi, tegangannya dikontrol oleh regulator sehingga bisa memperpanjang umur pakainya.

d.  Sumber listrik DC

Sistem penerangan dengan sumber listrik DC banyak digunakan pada sepeda motor sedang sampai besar. Semua lampu-lampu sumber listriknya berasal dari baterai. Jika dihasilkan tegangan yang lebih besar (misalnya pada putaran tinggi), daya listriknya bisa langsung digunakan untuk sistem penerangan karena semua output listriknya sudah dalam arus DC.

Dalam pemeriksaan sistem penerangan sepeda motor pada dasarnya setiap sumber listrik sistem penerangan sepeda motor tersebut didistribusikan ke lampu dengan dikontrol melalui saklar utama atau saklar lampu penerangan pada sepeda motor tersebut.