Tipe Motor Starter Sepeda Motor

Friday, December 30th, 2016 - Kelistrikan, Mesin, Sepeda Motor

Tipe Motor Starter Berdasarkan Kemagnetannya

Motor starter ada dua tipe : tipe elektromagnet yang field coilnya membalut stator, dan tipe megnet permanen sehingga tidak menggunakan Fieldcoil.

1. Motor starter tipe elektro magnet

Tipe ini mempunyai Field coil yang terbuat dari kabel tembaga yang tebal dan bentuknya persegi yang arahnya berpotongan dengan inti stator arus mengalir menuju field coil dan armature.

Prinsip kerja motor seri arus searah dengan magnet remanen

Gambar 1. Prinsip kerja motor seri arus searah dengan magnet remanen

Pada saat arus listrik mengalir, pole core bersama-sama field coil akan terbangkit medan magnet. Armature yang juga dialiri arus listrik akan timbul garis gaya magnet sesuai tanda putaran panah pada gambar 1. Sesuai dengan kaidah tanan kiri Fleming, armature coil sebelah kiri akan terdorong ke atas dan yang sebelah kanannya akan terdorong ke bawah.

Konstruksi Motor Starter magnet remanen,tipe motor starter,tipe motor starter pada sepeda motor,tipe motor starter reduksi,tipe motor starter konvensional,dua tipe motor starter,sebutkan tipe motor starter,3 tipe motor starter,ada berapa tipe motor starter,motor starter tipe planetary,2 tipe motor starter,komponen motor starter tipe dua brush,cara kerja motor starter tipe bendik,cara kerja motor starter tipe biasa

Gambar 2. Konstruksi Motor Starter magnet remanen

Dalam hal ini armature coil berfungsi sebagai kopel atau gaya puntir, sehingga armature akan berputar. Jumlah kumparan di dalam armature coil banyak, sehingga gaya putar yang ditimbulkan armature coil bekerja saling menyusul. Akibatnya putaran armature akan menjadi teratur

2. Motor starter tipe magnet permanen

Dibandingkan menggunakan Field coil, magnet permanen lebih kuat. Bertujuan agar bentuknya kompak dan ringan. Tipe ini umumnya di gunakan sekarang – sekarang ini.

Motor Starter magnet permanen

Gambar 3. Motor Starter magnet permanen

Tipe Motor Starter Berdasarkan Konstruksinya

Motor Starter sekrup

Motor Starter Sekrup

Gambar 4. Motor Starter Sekrup

Konstruksi Motor Starter Sekrup :

  • Pinion melakukan gerakan menyekrup maju dan mundur  pada poros berulir memanjang  yang diputar oleh angker
  • Pegas penahan pinion berfungsi untuk memperhalus gerakan maju dan mengembalikan gigi pinion ke posisi semula

Prinsip kerja Motor Starter Sekrup :

  • Gerakan pinion menyekrup maju untuk berhubungan dengan roda gigi pemutar poros engkol diakibatkan adanya kelembaman massa / terlempar pada pinion sewaktu poros berulir memanjang mulai berputar cepat.
  • Gerakan pinion menyekrup mundur untuk melepaskan hubungan dengan roda gigi pemutar poros engkol diakibatkansaat motor mulai hidup putaran mesin lebih cepat dari putaran motor starter maka pinion bergerak mundur menyekrup.(terlempar mundur)

    Prinsip kerja Motor Starter Sekrep

    Gambar 5. Prinsip kerja Motor Starter Sekrep

Keuntungan Motor Starter Sekrup :

  • Konstruksi sederhana, murah, tidak memerlukan solenoid

Kerugian Motor Starter Sekrup :

  • Jika mesin mulai hidup, pinion cepat terlepas / menyekrup mondur dari roda gigi pemutar poros engkol sebelum motor berhasil hidup.
  • Jika start tidak berhasil menghidupkan mesin maka untuk start lagi harus menunggu motor starter berhenti berputar.
  • Timbul suara yang keras / kurang enak saat pinion mulai berhubungan dengan roda gigi pemutar poros engkol.

Jenis/Macam Motor Starter sekrup

a. Starter sekrup (Bendix) tanpa kopling jalan bebas

Motor Starter Sekrup Tanpa Koping Jalan Bebas

Gambar 6. Motor Starter Sekrup Tanpa Koping Jalan Bebas

Keterangan :

  1. Poros berulir memanjang
  2. Pinion
  3. Pegas peredam kejut
  4. Kumparan medan
  5. Sepatu kutup
  6. Anker

b. Starter sekrup (Bendix) dengan kopling jalan bebas

Motor Starter Sekrup dengan Koping Jalan Bebas

Gambar 7. Motor Starter Sekrup dengan Koping Jalan Bebas

Keterangan :

  1. Ulir memanjang
  2. Pinion
  3. Pegas pengembali
  4. Kopling jalan bebas
  5. Poros anker
  6. Kumparan medan
  7. Sepatu kutub
  8. Anker

Dari uraian diatas kita dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dari setiap tipe motor starter sepeda motor